Terlalu Banyak Mengelola Blog

Jim.my.id – Sebelumnya, di 2017 saya pernah membuat post di facebook bahwa ingin menggabung beberapa blog se-niche agar lebih efisien (waktu dan biaya server-domain dkk). Kala itu, berhasil memangkas setengahnya lebih! Seiring berjalannya waktu, terjadi lagi beberapa merger (ceilaaah, macam perusahaan je) hingga yang paling baru adalah pindahnya konten dari domain Farmasi.Asia ke sub direktori Apoteker.Net (apoteker.net/blog).

Pun demikian, ini pun masih menyisakan puluhan domain/blog yang tersisa. Beberapa ada yang mirip topik bahasannya, beberapa memang berbeda jauh. Yang mirip-mirip kadang merasa “sayang” karena nama domainnya bagus atau memiliki sejarah tersendiri.

Kenapa menggabung/merger blog?

Ini yang mungkin disebut orang-orang, umur “tidak bisa berbohong”. Rasanya tubuh ini semakin lelah menyandang beban yang bernama “mengelola banyak blog”; manual; tulis sendiri.  Lembaran-lembaran koyo sudah sering mampir di belakang leher dan punggung. Pernah sesekali di tangan (udah seperti pro player game mobile aja wkwkwk).

Singkatnya, mengelola banyak blog itu capek 😪

Apalagi kalau ditambah pemasukan yang seret 🤣

Apa Capek Hilang?

capek mengelola banyak blog-min

Hilang sih nggak ya, tapi paling nggak capeknya berkurang. Kau pikir, migrasi blog dari satu domain ke domain lainnya itu tidak capek? Hoahahaha.. Kalau cuma mindah data A dari domain A ke domain B yang baru, ini boleh dibilang mudah, cukup backup database dan foldernya, lalu taroh deh di domain baru.

Lah, kalau merger? Artinya konten dari domain A dipindah ke domain B yang juga memiliki konten sendiri. Belum lagi jika ada internal link dari sisa domain A tersebut. Widiiih, kudu harus eksekusi kode-kode njilimet di mysql nya. Ga mau pakai kode-kode? Silakan berjuang edit post satu-satu. Iya kalau post-nya cuma puluhan, kalau ratusan? ribuan?

Yang begini masih ada yang bilang “kamu enak kerja di rumah aja”. Rasanya aku ingin memberinya durian mentah (apa hubungannya? ga ada, hubungkan aja sendiri wkwkwk)

Kesimpulan

Yah, apapun itu, namanya kerja ya pasti capek lah ya. Mudah-mudahan, anda-anda yang membaca tulisan ini -dan juga saya-, diberikan kelancaran rezeki oleh Allah SWT. aamiin


Btw, blog ini satu-satunya blog yang saya kelola tanpa memperhatikan berapa traffic-nya, berapa domain authority-nya dsb. Bahkan tidak ada iklan atau placement content di blog ini. Murni untuk menuliskan kisah sendiri. Yah, kisah sendiri memang tidak menarik bagi orang lain, saya hanya menuliskan “kenangan” di sini, siapa tahu nanti bisa dapat pelajaran dari apa yang dialami.

Saya dulu (kisaran 2009-2010) nulis pendek-pendek sekedar menulis apa yang dilalui pada hari itu; utamanya kegiatan saat ngampus di Jogja dulu. 10 tahun setelahnya, saya baca-baca kembali, astaga, ternyata hal-hal menarik saat itu bisa terlupa. Dengan adanya tulisan tersebut, berasa banget nostalgianya (hilih, lebay!)

Anyway, jika anda membaca sampai selesai, silakan isi kolom komentar, biar bisa “blog walking” (masih ada emang zaman sekarang yang beginian? xixixi)

See yaaa

Leave a Reply