Jim.my.id Cuap-cuap

Untukmu, yang Tidak Lagi Kutunggu, Tapi Masih Kurindu

hari ini aku kembali menulis

Jim.my.id – Ia menatap layar kosong di depannya. Sudah lama sekali ia tidak menulis. Entah karena lelah menunggu sesuatu yang tak kunjung datang, atau karena hatinya sudah tak seantusias dulu.

Hari ini ia kembali duduk, mencoba menata kata yang berserakan di pikirannya. Ada rasa yang ingin ia lepaskan, tapi tak tahu kepada siapa. Ia tidak lagi menunggu, setidaknya tidak dengan cara yang dulu; penuh resah dan tanya. Tapi ada yang masih tinggal. Rindu yang halus, diam, tapi nyata.

Untukmu,” tulisnya pelan, “yang tidak lagi kutunggu, tapi masih kurindu.
Kalimat itu terasa jujur. Ia tidak sedang meminta, tidak juga menyesali. Hanya mengakui bahwa ada sesuatu yang pernah diharapkan, kini diterima apa adanya.

Ia teringat hari-hari ketika ia begitu yakin segalanya akan datang sesuai rencana. Kini, ia mengerti bahwa beberapa hal memang harus dilepaskan agar bisa datang dengan caranya sendiri. Ia belajar membiarkan, tanpa kehilangan keyakinan.

Setiap pagi, ia tetap berjalan seperti biasa. Tidak lagi menengok ke arah yang sama, tapi tetap membuka hati pada kemungkinan yang lain. Karena mungkin, apa pun yang dulu ia tunggu sedang mencari jalannya sendiri untuk kembali.

Hari ini ia kembali menulis, bukan untuk mengulang masa lalu, melainkan untuk mengingat bahwa tidak semua yang berhenti berarti berakhir.
Beberapa hanya perlu waktu, dan ketenangan untuk datang pada saat yang paling tepat.

Dan di akhir tulisannya, ia tersenyum kecil.
Kamu, hari ini aku kembali menulis.
Bukan karena masih menunggu, tapi karena akhirnya, ia siap menyambut apa pun yang kelak tiba.

Cara Dapat Bonus Binance

Eksplorasi konten lain dari Jim.my.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca